Menjadi seorang pemimpin bukan hanya tentang bagaimana memberikan arahan kepada orang lain. Seorang pemimpin juga dituntut mampu mengambil keputusan, menghadapi berbagai persoalan, berkomunikasi dengan baik, dan menangani situasi sulit dengan tenang.
Pada tahun 2026, saya berkesempatan membawakan materi dalam Leadership Skills Training bersama BPJS Kesehatan Gorontalo.
Dalam kegiatan ini, fokus pembahasan adalah “Leadership Skills for Effective Decision-Making and Complaint Handling”, dua kemampuan yang menurut saya sangat penting dalam lingkungan kerja.
Seorang pemimpin akan selalu berhadapan dengan keputusan. Pada saat yang sama, ia juga akan menghadapi berbagai masukan, pertanyaan, bahkan keluhan dari orang-orang yang dipimpinnya maupun pihak yang dilayani.
Karena itu, kemampuan kepemimpinan tidak cukup hanya dipahami secara teori. Ia perlu dilatih dan diterapkan dalam situasi nyata.
Leadership Skills dan Kemampuan Mengambil Keputusan
Salah satu tanggung jawab seorang pemimpin adalah mengambil keputusan.
Tidak semua keputusan dapat dibuat dalam kondisi yang ideal. Terkadang informasi yang tersedia terbatas, waktu yang dimiliki sedikit, dan keputusan tetap harus diambil.
Di sinilah kemampuan seorang pemimpin diuji.
Dalam sesi ini, saya mengajak peserta untuk melihat pengambilan keputusan bukan sekadar memilih antara beberapa pilihan, tetapi juga memahami masalah, mempertimbangkan informasi yang tersedia, melihat konsekuensi, dan berani bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil.
Keputusan yang baik membutuhkan proses berpikir yang baik.
Tidak Semua Keputusan Harus Menunggu Sempurna
Dalam pekerjaan, kita sering berharap memiliki informasi yang lengkap sebelum mengambil keputusan.
Namun, kondisi di lapangan tidak selalu seperti itu.
Seorang pemimpin perlu mengetahui kapan harus mengumpulkan informasi tambahan dan kapan harus berhenti menganalisis lalu mengambil keputusan.
Bagi saya, kepemimpinan juga berbicara tentang keberanian untuk mengambil keputusan dengan pertimbangan yang matang, kemudian siap melakukan evaluasi ketika hasilnya belum sesuai harapan.
Karena keputusan yang baik bukan berarti selalu menghasilkan sesuatu yang sempurna.
Yang penting adalah bagaimana keputusan tersebut dibuat melalui proses yang bertanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menghadapi Keluhan dengan Cara yang Tepat
Bagian lain yang menjadi fokus dalam kegiatan ini adalah complaint handling atau penanganan keluhan.
Dalam organisasi yang berhubungan langsung dengan masyarakat, keluhan merupakan bagian dari dinamika pelayanan.
Tidak semua keluhan disampaikan dengan cara yang sama. Ada yang disampaikan dengan tenang, ada yang penuh emosi, dan ada pula yang muncul karena seseorang merasa tidak mendapatkan informasi yang cukup.
Dalam situasi seperti ini, respons seorang pemimpin maupun petugas menjadi sangat penting.
Keluhan tidak selalu harus dilihat sebagai gangguan. Keluhan juga dapat menjadi sumber informasi untuk mengetahui bagian mana dari proses pelayanan yang masih perlu diperbaiki.
Mendengarkan Sebelum Memberikan Respons
Salah satu prinsip sederhana yang saya tekankan adalah mendengarkan.
Ketika seseorang menyampaikan keluhan, keinginan untuk langsung memberikan jawaban sering kali muncul.
Padahal, sebelum memberikan solusi, kita perlu memahami persoalannya terlebih dahulu.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Apa yang dirasakan oleh orang tersebut?
Informasi apa yang belum ia pahami?
Dan solusi seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan?
Dengan mendengarkan secara aktif, kita memiliki kesempatan untuk memahami masalah dengan lebih utuh sebelum memberikan respons.
Pemimpin Perlu Mampu Mengelola Situasi
Leadership skills tidak hanya terlihat ketika semuanya berjalan dengan baik.
Kemampuan kepemimpinan justru semakin terlihat ketika seseorang menghadapi situasi yang sulit.
Ketika ada masalah, ketika ada perbedaan pendapat, ketika harus mengambil keputusan, atau ketika menghadapi keluhan, seorang pemimpin perlu tetap mampu mengelola dirinya sendiri sebelum mengelola situasi di sekitarnya.
Menurut saya, kemampuan ini sangat penting karena seorang pemimpin tidak hanya membawa dirinya sendiri. Cara seorang pemimpin merespons sebuah masalah juga dapat memengaruhi cara orang lain melihat dan menghadapi masalah tersebut.
Leadership yang Berorientasi pada Solusi
Pada akhirnya, kepemimpinan bukan hanya tentang menemukan siapa yang salah.
Yang lebih penting adalah bagaimana menemukan apa yang bisa dilakukan setelah masalah ditemukan.
Dalam menangani keluhan maupun mengambil keputusan, pendekatan yang berorientasi pada solusi dapat membantu organisasi bergerak maju.
Masalah perlu dipahami. Penyebabnya perlu dicari. Kemudian langkah perbaikan perlu ditentukan.
Dengan cara seperti itu, sebuah persoalan tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi dapat menjadi bahan pembelajaran bagi organisasi.
Belajar Bersama BPJS Kesehatan Gorontalo
Kesempatan menjadi bagian dari Leadership Skills Training bersama BPJS Kesehatan Gorontalo pada tahun 2026 menjadi salah satu pengalaman yang kembali mengingatkan saya bahwa kepemimpinan merupakan kemampuan yang terus perlu dikembangkan.
Setiap organisasi memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu, pendekatan kepemimpinan juga perlu disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi.
Bagi saya, menjadi trainer bukan hanya tentang menyampaikan materi di depan peserta.
Setiap ruang pelatihan juga menjadi ruang untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan belajar memahami persoalan yang dihadapi para peserta dalam pekerjaan mereka.
Dokumentasi ini menjadi bagian dari jejak perjalanan saya dalam training, leadership, communication, dan pengembangan sumber daya manusia.
Saya percaya, pemimpin yang baik bukan hanya mereka yang mampu memberikan arahan, tetapi juga mereka yang mampu mendengarkan, mengambil keputusan, menghadapi masalah, dan membantu orang lain menemukan solusi.
Dokumentasi Kegiatan
Kegiatan: Leadership Skills Training
Instansi: BPJS Kesehatan Gorontalo
Materi: Leadership Skills for Effective Decision-Making and Complaint Handling
Tahun: 2026
Peran: Trainer/Facilitator
Lokasi: Gorontalo






